RSS

Monthly Archives: May 2011

The Alchemist

the alchemist

Novel ini adalah karya Coelho yang paling terkenal di antara karyanya yang lain dan terjual dalam jumlah besar (best seller). Pada buku ini Coelho menuliskan alur penceritaan simbolik yang mendorong pembacanya agar mengejar mimpi mereka.

Kisah ini menceritakan perjalanan seorang gembala dalam mencari harta karun di mana harta karun tersebut muncul dalam mimpinya. Banyak cerita simbolis yang berkaitan dengan Alkitab dan agama Kristen.

“Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita?” tanya si bocah, ketika mereka mendirikan tenda pada hari itu.

“Sebab, dimana hatimu berada, di situlah hartamu berada.”

Demikian selintas percakapan antara sang alkemis dan Santiago, gembala yang mengikuti suara hatinya dan berkelana mengejar mimpinya. Perjalanan tersebut membawanya ke Tangier serta padang gurun Mesir, dan di sanalah dia bertemu sang alkemis yang menuntunnya menuju harta karunnya, serta mengajarinya tentang Jiwa Buana, cinta, kesabaran, dan kegigihan.

Perjalanan itu pulalah yang membawanya menemukan cinta sejatinya: Fatima, gadis gurun yang setia menanti kepulangannya. Sang Alkemis telah menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca di dunia. Kisah sederhana yang indah dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Read the rest of this entry »

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on May 24, 2011 in resensi buku

 

Tags: , ,

Mari Belajar Kokoh dari Ustadzah Yoyoh Yusroh

Ketika subuh sabtu yg lalu melihat FB, kaget dan serasa tak percaya melihat status banyak teman, ibunda kita yang selama ini menyemangati dalam dakwah dan meraih cita kita dipanggil Allah Swt. Sungguh, kita semua kehilangan akan sosok beliau, yang bahkan dunia internasional pun berbelangsungkawa atas wafatnya ustdzh Yoyoh Yusroh. Semoga kita bisa meneladaninya…

______

dakwatuna.com – Hari ini Sabtu 21 Mei 2011 bertepatan dengan 18 Jumadits Tsani, kita kehilangan seorang mujahidah dakwah, ustadzah, muballighoh, bunda yang penuh kesabaran : Yoyoh Yusroh. Masyarakat banyak  mengenalnya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang sangat gigih memperjuangkan RUU pornografi. Usulan cerdas beliau tentang kemungkinan tentara TNI wanita berjilbab juga menarik banyak pihak untuk mencermati langkah beliau. Keterlibatannya di kerja dewan sejak tahun 1999 tidak menyurutkan langkahnya dalam dakwah dan tarbiyah di tengah masyarakat. Taujihat dan ceramahnya senantiasa dinanti setiap kader dakwah khususnya akhwat muslimat. Panggilan Bunda yang dialamatkan kepada beliau menunjukan penghargaan dan arti khusus diri beliau di hati setiap akhwat kader dakwah. Beliau kini telah meninggal, namun catatan kebaikan telah banyak ditorehkan, saatnya bagi kita untuk meneladani dan melanjutkan perjuangannya.

Setiap kematian meninggalkan pesan, pesan untuk mengingat betapa dekatnya kita dengan alam barzah. Pesan untuk mengingat dan menyebut kebaikan yang meninggal agar ada langkah yang nyata dalam mengikuti kebaikan-kebaikan yang ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kamu menghadiri orang yang sakit atau orang yang meninggal, maka katakanlah yang baik, maka sesungguhnya malaikat mengaminkan (membaca amin) atas apa yang kamu katakan.” (HR. Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 24, 2011 in artikel, keluarga

 

Tags: , ,

MEMANISKAN RASA PERNIKAHAN KITA

artikel bagus yang kudapatkan dari FBnya bu Noe… semoga bermanfaat.

MEMANISKAN RASA PERNIKAHAN KITA

Pernahkah kita merawat tanaman hingga bercabang, berdaun, berbuah, bahkan beranak pinak? Bermula dari bibit yang baik, lalu kita tanam di tanah yang baik, dengan pupuk, air, dan matahari yang cukup. Lebih dari itu, kita merawatnya dengan penuh kasih sayang. Saat ada hama atau ulat yang menggerogoti daunnya, segera kita singkirkan. Saat ada tangan jahil merusaknya, segera kita amankan. Begitulah kira-kira kehidupan sebuah pernikahan. Ia seperti tanaman yang sehat. Jika kita memberinya air, matahari, pupuk, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya dengan cukup, maka ia akan berkembang dengan baik.

Pertanyaannya sekarang, apakah air, matahari, pupuk, dan kebutuhan-kebutuhan lain yang dapat menumbuhkan tanaman pernikahan itu? Ia adalah kemauan untuk saling menerima: menerima kelebihan sekaligus kekurangannya dengan tulus. Ia adalah kemauan untuk saling memperbaiki dan memotivasi. Ia adalah kemauan untuk saling menumbuhkan. Ia adalah kemauan untuk saling mencintai. Ia adalah kemauan untuk saling berbagi. Ia adalah kemauan untuk saling memenuhi kebutuhan.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 13, 2011 in artikel, keluarga, tips & trik

 

Tags: ,

Kualitas Anak Kita Adalah Buah Dari Hasil Asuhan Kita

Kualitas dan sikap anak-anak kita adalah buah dari model pengasuhan dan pendidikan yang kita terapkan sehari-hari di rumah. Walaupun kita semua pasti mencintai anak-anak kita, tetapi pada prakteknya apa yang kita lakukan secara praktis kepada anak-anak kita terkadang bukan seperti yang kita niatkan. Niat kita baik, tapi tak jarang apa yang kita ucapkan dan sikapkan kepada anak tanpa sengaja merupakan sebuah hal yang buruk dan mempengaruhi perkembangan kejiwaannya.

Daripada terus mengeluh, menyalahkan anak, atau menyalahkan lingkungan; lebih baik kita melakukan refleksi atas apa-apa yang sudah (bukan sekedar harapan) kita pada anak-anak kita. Dalam refleksi itu, ada baiknya kita mengambil inspirasi kembali dari Dorothy Low Noite (“Children Learn What They Live With”). Thanks Dorothy, it’s so inspiring…
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 11, 2011 in puisi

 

Tags: , ,

Tips Agar Ilmu Terus Terjaga

Sufyan bin Utaibah pernah berkata:”Jauhilah penyakit seorang pintar yang sesat dan penyakit seorang ahli ibadah yang bodoh, karena penyakit dari dua macam orang ini merupakan penyakit yang menyesatkan. Orang ahli ibadah yang bodoh menolak ilmu dan implikasinya. Inilah merupakan kesesatan yang menyebabkan kedustaan agama.” (Ibn al-Qayyim al-Jauziyah dalam al-Fawa’id).

Banyak kasus dijumpai, seorang terpelajar akan tetapi mengikuti aliran sesat. Tidak sedikit pula ilmuan yang mendukung pemikiran-pemikiran di luar Islam. Mereka semua adalah orang yang terpelajar dari institusi berlabel Islam, terdidik sampai pada level tinggi.

Menurut Ibn Qayyim al-Jauziyyah, orang seperti mereka sesungguhnya bukan orang pintar. Sebab mereka menentang ilmu dan hukum-hukumnya, dan lebih mengutamakan khayalan, kesukaan dan hawa nafsu. (Ibn Qayyim al-Jauziyyah dalam al-Fawa’id).

Setiap muslim mestinya selalu berstatus pelajar (muta’allim), apapun profesinya dan berapapun usianya. “Tuntutlah ilmu hingga liang lahat!” adalah seruan agar kita jangan sekali-kali melepaskan status sebagai pelajar. Bahkan seorang yang telah bergelar KIai, Profesor dan doktor tetap harus belajar.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 11, 2011 in tips & trik

 

Tags: , ,

Waktu Luang

Kesempatan dan waktu luang tidak pernah datang kedua kalinya,karena itu selagi kita punya kesempatan, maka hendaknya kita memamfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk beramal sholeh atau berbuat kebajikan.

Dibawah ini adalah beberapa hadis yang memerintahkan kepada kita untuk tidak membuang atau menyia-nyiakan waktu dengan percuma:

1. Terdapat dalam hadis riwayat Bukhori yang artinya :

” Dan ibnu Umar berkata : Rasulullah Saw memegang pundakku dan bersabda : Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan engkau orang asing atau orang yang lewat di jalan. dan ibnu Umar berkata : ketika engkau berada di waktu sore maka janganlah engkau menanti pagi, dan ketika engkau di waktu pagi janganlah engkau menanti sore. pergunakanlah sehatmu sebelum datang sakitmu, pergunakan waktu luangmu sebelun datang masa sibukmu, pergunakan hidupmu sebelum datang masa kematianmu
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 11, 2011 in artikel

 

Tags: , ,

Menjadi Tetangga Yang Baik

Salah satu karateristik Islam adalah menjaga adab kepada Allah SWT sekaligus adab kepada sesama manusia. Adab kepada-Nya dengan percaya dan beribadah. Sedang adab kepada manusia adalah memenuhi hak-hak yang mesti diberikan kepada mereka. Dua-duanya adalah kewajiban yang sifatnya hierarkis.

Berbuat kepada manusia, akan tetapi meninggalkan shalat misalnya bukan karakter Islam. Begitu pula, menyembah kepada Allah akan tetapi berbuat buruk kepada tetangga, adalah bukan karakter muslim bertauhid.

Artinya, seseorang yang bertauhid, mesti berbuat baik kepada manusia.  Jika pun akhlaknya buruk, maka ia belum menjadi muslim bertahid yang ideal. Sebaliknya, berbuat baik kepada sesama juga mesti didasari dengan tauhid, keimanan, bukan yang lainnya. Inilah yang disebut muslim yang baik.

Begitu pula, dalam etika bertetangga. Bahkan etika ini menjadi perhatian khusus oleh Rasulullah SAW. “Tidak henti-hentinya Jibril memberikan wasiat kepadaku supaya berbuat baik kepada tetangga, sehingga saya menyangka seolah-olah Jibril akan memasukkan tetangga sebagai ahli waris -yakni dapat menjadi ahli waris dan tetangganya.” (HR. Bukhari Muslim).

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2011 in artikel, keluarga

 

Tags: ,