RSS

Category Archives: pendidikan anak

Mendidik Anak Sholih / Sholihah Sejak Dini

“Menulis di atas kertas yang sudah penuh dengan noda dan coretan tentunya akan sangat sulit daripada menulis di atas kertas putih yang masih polos. Kita akan dapat menulis, menggambar, dan memberinya warna dengan mudah, sesuai dengan keinginan kita.”

Dalam sebuah riwayat telah dikatakan bahwa ada tiga macam amal yang tidak akan pernah terputus pahalanya, yaitu shodaqoh jariyah, anak yang sholih, dan ilmu yang bermanfaat. Read the rest of this entry »

Advertisements
 

Tags: , , , , , , ,

Selintas Kehidupanku di Pesanggrahan Batu

Ada empat unsur kebahagiaan dalam kehidupan yaitu istri yang shalihah, rumah yang lapang, kendaraan yang nyaman, dan tetangga yang baik. Salah satu unsur yang tidak kalah penting adalah terkait dengan rumah yang lapang. Rumah adalah sebuah persinggahan di mana seseorang melepaskan segala letih dan penat setelah seharian beraktivitas. Sehingga rumah menjadi faktor penentu seseorang memulai hari dengan nyaman atau tidak.

Menempati sebuah rumah sederhana di lereng kaki gunung Panderman adalah pilihan kami setelah mensurvey beberapa tempat di Batu. Teriring harap dan do’a semoga keberkahan menyertai kepindahan ini. Ada semangat baru untuk membuka lembaran hidup baru dengan suasana baru di rumah kontrakan yang baru nanti. Begitulah suasana yang mengiringi kepindahanku dari Desa Oro – Oro Ombo (kontrakan lama) ke kontrakan baru. Rumah kontrakanku kini berada di Dusun Srebet, Desa Pesanggrahan, Kota Wisata Batu, Jawa Timur.

Read the rest of this entry »

 
6 Comments

Posted by on February 2, 2012 in keluarga, kisahku, pendidikan anak

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Tak Ada Kecerdasan Instan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim  

MAKANAN dan minuman boleh instant. Tanpa bersusah meracik, setiap orang bisa membuat mie dengan rasa yang sama. Tak ada bedanya kopi bikinan anak kecil dengan hasil seduhan orang dewasa. Sebabnya, mereka sama-sama pakai kopi instant. Tanpa perlu memahami karakter kopi, setiap orang bisa menghidangkan kopi dengan rasa yang cukup enak di lidah karena bahannya instant. Tetapi, samakah kopi instant dengan kopi yang diracik secara khusus oleh koki berpengalaman? Sangat berbeda. Sebagaimana berbeda sekali nilai dan harga sebuah jam tangan yang dibuat oleh tangan seorang ahli yang terampil dan berpengalaman dengan arloji pabrikan yang dalam waktu sehari bisa memproduksi ratusan dan bahkan ribuan keping.

Tak ada kecerdasan instant. Apalagi kedewasaan. Kita mungkin bisa menjadikan seorang anak tiba-tiba tampak hebat karena mampu menggambar, menulis atau membaca dengan mata tertutup. Tetapi sangat berbeda kemampuan menebak, menginderai dan mengenal dengan kemampuan mencerna, memahami, memikirkan dan mengembangkan sebuah konsep. Hari ini, banyak orangtua yang bersibuk-sibuk menjadikan anaknya tampak hebat, tetapi lupa membangun pilar kehebatan itu sendiri.

Sesungguhnya, taraf kemampuan kognitif anak bertingkat-tingkat secara hierarkis. Dan pendidikan berkewajiban mengantarkan setiap anak agar mampu mencapai taraf kognitif yang setinggi-tingginya. Taraf paling rendah adalah pengetahuan. Ini merupakan kemampaun untuk mengetahui, mengenal dan mengingat apa-apa yang sudah ia pelajari. Ia bisa mengulang kembali dan menyampaikan kepada orang lain. Di negeri ini, pelajaran di kelas dan ujian di sekolah kerapkali hanya menakar kemampuan kognitif terendah, yakni pengetahuan.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 28, 2011 in pendidikan anak

 

Tags: , , , , ,