RSS

Tag Archives: cahaya

Jangan seperti Lilin

“Apakah kalian menyuruh orang – orang berbuat baik, padahal kalian melupakan diri sendiri. Sedang kalian membaca kitab Allah, apakah kamu tidak berakal.”

 (QS. Al Baqarah : 44)

lilin yang menyala membakar dirinya sendiri

Lilin adalah salah satu jenis alat penerangan yang dibutuhkan pada saat – saat tertentu. Fungsinya sebagai alat penerangan, tentu memiliki peranan yang sangat signifikan. Sedikit cahaya darinya pun terasa sangat berharga, utamanya ketika listrik rumah kita padam. Terlepas dengan fungsi dan perannya itu, ada peristiwa yang menarik bagi kita. Peristiwa itu terjadi saat pemunculan cahaya dari lilin tersebut. Ternyata untuk menghasilkan seberkas cahaya, lilin itu harus mengalami perubahan fisis yang sangat hebat.

Lilin harus ‘rela’ melelehkan batangnya secara total hanya untuk menghasilkan energi panas (cahaya), melalui sumbu yang telah ada. Melalui proses yang melibatkan seluruh materi di dalamnya, lilin menyimpan beberapa kesimpulan filosofis. Pertama, ada nilai kemanfaatan atau jasa yang telah diberikan oleh lilin, yakni berupa cahaya. Tidak bisa dibayangkan bila di saat aktivitas kita padat, misalnya pada waktu malam hari, tiba – tiba aliran listrik terputus. Maka, secara otomatis kita akan mencari sumber energi cahaya lain agar aktivitas kita dapat berjalan kembali. Dan lilin adalah alat penerangan alternatif sebagai pilihan. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 5, 2012 in hikmah, renungan

 

Tags: , , , ,

Hidup ini Indah

Hidup ini indah. Sederhana. Dan penuh warna, bagai pelangi.
Dalam sebuah episode kehidupanku, di mana sebuah peralihan hidup kualami untuk menimba ilmu lebih lanjut di kota nun juah dari tempat tinggalku. Kuarungi kehidupan di perantauan selepas seragam putih abu. Meski terasa berat di hati harus meninggalkan kedua orangtuaku, aku tetap berangkat. Dengan bekal seadanya. Bagaimana tidak?! Aku anak pertama dari 3 bersaudara yang berjenis kelamin perempuan, sementara kedua adikku laki – laki.

Sejak kecil aku tak pernah tinggal jauh dari orangtuaku. Entah keberanian seperti apa yang kumiliki saat itu, hingga akhirnya aku berani melangkahkan kaki ke kota gudeg ini. Sebuah kota pelajar yang menawarkan berbagai pilihan kampus dengan aneka pilihan jurusan yang menggiurkan bagi para siswa baru lulus. Juga kota yang terkenal dengan sebutan kota kenangan yang menyajikan berbagai macam kuliner dan kebudayaan.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 28, 2011 in keluarga, kisahku

 

Tags: , , ,