RSS

Secuil Motivasi untuk Menulis

07 Feb

Aku ingin menulis…
Aku ingin menulis…
Aku ingin menulis…

Entah berapa kali harus kutuliskan kalimat di atas untuk menegaskan betapa besarnya keinginanku untuk menulis. Terkadang terlalu banyak ide yang berseliweran hingga justru membuat ujung pena pun terhenti, ide mana yang akan dituangkan lebih dulu..?? Tak jarang pula sama sekali tak ada ide, hingga membuat ujung penaku tumpul karena terlalu sering diketuk – ketukkan di atas kertas. Bukan tulisan yang tertera, melainkan titik – titik hitam yang mulai memenuhi kertas.

Ah, betapa dibutuhkan idealisme yang kuat untuk sekedar menuangkan ide. Bukankah tak cukup hanya sebuah keinginan saja untuk berbagi pengalaman? “Tak ada resep yang lebih baik untuk menjadi penulis, kecuali dengan menulis sekarang juga”, begitu nasihat ust. Fauzil Adhim. So, tuliskan apa yang ada di benak kita, dan tuangkan saja apa yang sedang berkecamuk dalam pikiran kita. Namun, tulisan hanyalah sebuah tulisan jika tidak kita maknai. Maka, kitalah yang memberinya makna. ” Kata dapat mengubah jiwa manusia. Dan sesungguhnya, pada jiwa yang berubah, terletak perubahan yang niscaya bagi dunia dan kehidupan. Karenanya, hidupkanlah jiwamu setiap kali mengalirkan kata sehingga tiap – tiap goresan akan memiliki ruh!”. Begitu tulis ust. Fauzil Adhim dalam bukunya ‘Inspiring Words for Writers’.

Itulah kunci yang harus dimiliki oleh seorang penulis, baik yang masih pemula atau kelas atas sekalipun. Sebuah tulisan tak akan bermakna tanpa memiliki ruh. Ruh tersebutlah yang membuat setiap goresan pena kita hidup dan bermakna, bahkan bisa mengubah jiwa yang membacanya. Dari mana kita dapatkan ruh dalam setiap tulisan kita? Jawabnya adalah dari hati. Tulisan kita akan lebih bermakna jika hati ikut andil di dalamnya. Hati yang jernih, pikiran yang bersih dan tujuan yang jelas yang akan menggiring goresan pena kita menghasilkan tulisan yang berbobot. Tak hanya sekedar kata – kata indah, namun kata – kata penuh makna.

Mari kita belajar mempertajam tulisan kita dengan memberinya makna yang dalam. Tak harus dengan kata – kata yang rumit. Mari kita belajar menyusun kata demi kata, kalimat demi kalimat untuk menuangkan ide – ide brilian kita yang dapat mengubah dunia. Yang tidak hanya dibaca saat kita masih hidup, namun bisa menjadi sebuah amal jariyah kita. Semoga Allah berkenan mengumpulkan kita di jannahNya bersama para penulis – penulis yang karyanya tetap hidup hingga kini, meski ia telah tiada. Mari berkarya dengan pena..!! [yn]

Kota Wisata Batu, 07 Februari 2012

08.35 pm

 
Leave a comment

Posted by on February 7, 2012 in motivasi, renungan, tips & trik

 

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: